I'M BR(OK)EN - PROLOG

Bagaimana rasanya kalian dipertemukan dengan masa lalu. Namun, masa lalu itu yang begitu kelam dan menyakitkan. Apakah kalian akan memaafkannya atau sebaliknya?

I'M BR(OK)EN   - PROLOG

PROLOG

***

"Aku si wanita bodoh, yang mempertahankan hubungan hanya demi mendapatkan kebahagiaan darinya. Namun, hanya luka yang kudapatkan."

-Bintang Senja-

****

     Mentari sore melambaikan angin tuk disapa, burung-burung berdendang seperti irama musik yang meninggalkan melodi yang syahdu. Seseorang gadis berkacamata tengah menatap senja, lewat balkon rumahnya sambil memegang sebuah buku dear diary dan sebuah pensil. Dari tatapannya tersebut, tersirat penuh luka dan kekecewaan. Entah apa yang membuatnya seperti ini. Lambat laun, jemarinya mulai menggoreskan sesuatu yang amat sakit. 

Dear diary

Cinta yang seharusnya menjadi milikku, kini telah sirna di bawah sang fajar. Meninggalkan rasa sakit yang mendera, seperti senja meninggalkan keindahan nya tanpa membawa jejaknya. Rasa kecewa, sakit, pengkhianatan dan luka bercampur jadi satu.

  Itu yang kau berikan padaku. Entah harus bagaimana lagi aku bertahan. Saat ini, aku bagaikan batu kadang di lautan yang terombang-ambing, hancur dan berkeping. Ya, itu yang kurasakan saat ini.

Rasanya, inginku kembali. Tapi, kepada siapa aku harus kembali? Sedangkan tempat persinggahan hati ini saja, telah hancur karena ia lebih memilih orang lain.   

 Ya, gadis itu menulis sepenggal kata namun hatinya kembali terluka. Ia tak bisa apa-apa saat ini, hanya bisa berdiam diri di dalam kamar,  melamun dan menangis.  Orang sangat ia cintai bahkan ia sayangi telah mengkhianatinya.  Ia sangat membenci orang yang telah berkhianat kepada dirinya. 

Perempuan itu pun menghirup udara yang sudah mulai menggelap, sedari tadi ia menangis tanpa henti, sungguh mala nasibmu puan.

Bersambung.....  

                         ****