Tentang germis dan hati

Derai terasa lagi kosong terasa hamparan ini Nikmati aja oke

Tentang germis dan hati

Judul : Derasnya Gerimis

Malam ini kurasakan derasnya gerimis

Kau tau mengapa gerimis bisa deras. 

Karena hatimu, mengatakan gerimis itu selayaknya badai

Kau merasakan kecewa tapi hatimu melebihkan itu semua. 

Kau melukai diri ini dengan mengatakan yang seharusnya kau pendam. 

AKu hanya ingin merajut tali silaturahmi. 

Tapi kau tidak sebatas memotongnya, kau membakarnya

Kau membuatku berkalut, selayaknya aku orang yang melukaimu

 padahal aku hanya ingin disisi mu, temanku, apa salahku hingga kau begitu keras menuduhku

AKu hanya ingin mewaraskan otakmu , 

Mewaraskan hatimu yang rusak, selayaknya senja berganti malam... GELAP

Kau di sana bersedih, aku berusaha membantumu, tapi kau memakiku. 

Kau di sana sedang terluka, aku datang menyemangati mu

Tapi, kau merasa bahwa aku mencoba merayumu dengan kata manisku

AKu tak suka padamu aku tak cinta padamu tapi kau temanku. 

Selayaknya teman, ku berada kala susahmu dan menepi di kalah senangmu.

Lantas kau perlakukan aku seperti buaya, yang ingin dirimu untuk kupermainkan. 

Maaf kalau kau berpikir begitu kau melukai ku. 

Kau membuang orang yang mencoba ada untukmu. 

Terimakasih dan selamat tinggal

Gerimis yang Deras

Karya : Damar Pelita

Surabaya, 20 Desember 2020