GENERASI MILENIAL BAPER

Milenial, kekinian, Baper, Sosial Media, Opini

GENERASI MILENIAL BAPER

BAPER ?

GENERASI MILENIAL BAPER

“BAPER,istilah baper ini sering digunakan oleh sebagian besar anak muda untuk mengungkapkan suatu keadaan yang berkaitan dengan perasaan. Baik itu perasaan sedih, senang, hingga marah.”

 

Mayoritas golongan muda generasi milenial akan dengan mudahnya terserang dengan “fenomena” ini terutama pengguna sosial media. Banyak pengguna sosial media seperti twitter,instagram,facebook,youtube dll. Fenomena ini biasanya selalu berhubungan dengan konteks percintaan,kekesalan dan kekecewaan. Entah kenapa akhir-akhir ini terlalu banyak konteks kekecewaan, kebencian, kemarahan dan ketersinggungan. Lalu pada sesi ini akan terfokus pada generasi milenial baper di sosial media

Ciri-ciri dari generasi milenial yang memiliki ciri “BAPER ONLINE” :

  • Berbeda pendapat = Bermusuhan
  • Tidak setuju = Tantangan untuk berdebat
  • Orang yang tidak sepaham = Wajib untuk di nasehati agar bisa sepaham
  • Konten yang tidak sukai = wajib di maki

 

Generasi milenial baper biasanya memaki konten negatif dengan kata-kata yang positif

Lah kenapa bisa gitu ? baik ini adalah sedikit contohnya :

  • Ketika menyerang selalu di awali dengan kata “no offense”
  • Ketika mulai tersinggung mereka akan mengeluarkan kata “bukannya tersinggung”
  • Ketika merasa mulai kalah dan argumen tidak tepat mereka akan mengeluarkan kata “ya gue kan cuma ngasih tahu pendapat gue”
  • Ketika mereka ingin menggurui dan memberitahu pendapat mereka dan memaksakan pemahaman mereka mereka akan berkata “bukannyaa menggurui/bukannya menasehati”
  • Ketika mereka menasihati mereka akan mengeluarkan kata “sekedar mengingatkan”

Ada banyak sekali tipikal generasi baper milenial baperan, misalnya :

  • Tipe generasi baper milenial “TERSINGGUNG”

Tipe generasi ini akan sangat mudah tersinggung dengan segala apapun yang mereka percaya,tipikal generasi ini berpikir jika ada konten,postingan atau topik internet yang tidak sejalan dengan apa yang mereka yakini harus dan wajib mereka nasihati.

Contoh : konten ini menistakan agama, konten ini rasis, konten ini tidak mendidik, konten ini seksis,konten ini feminis dll.

  • Tipe generasi baper milenial “SELERA”

Mereka akan menghina,menghujat.memaki dan mengejek dengan usaha terbaik mereka terhadap konten yang mereka tidak suka,baik itu lagu,video klip, perorangan,sifat, karakter orang tanpa alasan yang jelas. Golongan ini akan merasa bahwa mereka adalah orang yang paling ahli, paling hebat dan paling terbaik untuk menentukan konten mana yang layak dan bisa untuk di posting di sosial media, opini mana yang boleh di posting di internet, musik mana yang boleh di dengar dan komedi mana yang lucu dan pastinya akan langsung berdebat dengan orang yang memiliki perbedaan pendapat dan pastinya akan membenci orang yang berbeda paham

  • Tipe generasi baper milenial “KEBENCIAN”

Golongan ini adalah golongan dimana kaum baper milenial akan menghilangkan logika, momen ketika logika hilang di makan oleh perasaan tanpa tahu latar belakang dari orang lain dan merasa bahwa komentarnya yang paling benar.

Contoh cerita :

  • Di negara adigidaw ada seorang istri dengan kondisi keluarga yang berbahagia,suami yang baik dan bertanggung jawab dengan anak-anak yang sangat baik membuat bekal untuk suaminya pergi kerja lalu mengambil foto bekal itu lalu di upload ke sosial media yang bernama “cuit-cuit” ,setelah di post ada golongan yang menghujat,menghina,memaki dan memarahi karena perempuan itu membuat bekal untuk suaminya dengan alasan terlalu patriarki,terlalu menurut pada suami,membawa konteks feminis, di katain bahwa suaminya akan selingkuh dll.

Padahal secara logika dan secara logis si penghina tidak kenal dengan si istri yang membuat post,tidak kenal dengan keluarganya,tidak kenal dengan suaminya dan tidak tahu kondisi keluarganya, tapi dia menganggap bahwa semua laki-laki yang ada di dunia ini “sama bangsatnya” dengan semua laki-laki yang pernah hadir di kehidupan dia

  • Tipe generasi baper milenial “KEBODOHAN”

Dan ketika logika mati, pola pikir terutup oleh ketersinggungan, ketika otak hanya di gunakan untuk memaki, menghujat dan menghina tapi tidak untuk berpikir dan masa ketika kedua ibu jari sudah memiliki nyawa sendiri untuk menulis komen sudah di kendalikan oleh kebodohan  dan semua kebodohan yang sudah terjadi atau akan terjadi sudah terasa seperti kebenaran disitulah tipikal baper yang paling buruk dari yang terburuk, golongan SJW (Social Justice Warrior) yang paling keren pun hadir, kenapa? Karena ketika logika di bunuh oleh perasaan dan kebodohan di lindungi oleh permakluman duniawi dan kebenaran yang terbaik adalah kebenaran pribadi yang dipadukan dengan internet,teknologi dan egoisme maka terciptalah tingkatan kebaperan yang teramat sangat kekinian.

Contoh :

  • Di negara maju yang bernama halaphap di planet lalab ada sebuah drama tentang pelakor ( perebut laki orang) yang di dalam ceritanya ada seorang perempuan yang “MENDAPATKAN PERAN” sebagai “PELAKOR” di dalam ceritanya dan aktris ini di hujat dengan segala kedengkian dan makian yang terburuk yang bisa di berikan oleh warga negara halaphap, yang di mana warga negara itu sudah tahu bahwa aktris itu bukanlah seorang pelakor di dunia nyata tapi kebodohan akan menutup semua kebodohan itu
  • Di negara halaphap juga ada satu platform sosial media yang bernama pok-pok yang di mana ada seorang perempuan yang menggunakan platform tersebut dan menjadi viral lalu di hujat oleh warganya dengan beralasan merusak hubungan berpacaran duniawi mereka yang faktanya tidak ada hubungannya sama sekali, tidak saling kenal,tidak ada hubungan sahabat atau keluarga sama sekali tapi tetap kena hujatan dari warganya

Note :

- Jika ada kesalahan ketik itu berarti kesalahan kata, salah ketik atau kurangnya pengecekkan ulang (padahal tidak di cek ulang, ini alasan doang,ngeles)

- Semoga tidak ada yang tersinggung