Perasaan?!

Perasaan?!
sumber: [email protected]_ini

Malam hadir dengan segenap keindahan gemerlapnya.

Akan tetapi, jangan sampai terlena karenanya.

Begitu pula dengan manusia....

Hadir dengan segenap keindahan pada dirinya.

Tapi jangan terlena karenanya.

Karena keterlenaan yang paling menyakitakan adalah kepada manusia.

 

Berupaya sekuat tenaga memperjuangkan rasa.

Tapi hanya berjumpa dengan rasa kecewa.

Lantas apa yg mesti disalahkan?

Rasa yg terlanjur memperjuangkan atau hati yg terlanjur berusaha bertahan?

Pada hakikatnya tidak perlu menyalahkan.

Hanya saja tingkah terkadang memberi harapan yang dibalut rapi dengan segala ucapan.

Begitulah manusia, sengaja memberi harapan yg sebenarnya hanya bualan.

 

Mereka yang memberi harapan atau hanya kita yang kebaperan?

Jangan bersembunyi seolah tak pernah membuat terbang.

Menyalahkan segenap rasa yang sebenarnya datang tanpa bersua.

 

Bualan yang dikemas rapi dengan untaian manis yang menerbangkan.

Akan tetapi semua hanya sekedar candaan yang berujung menyakitkan.

 

Selucu itukah perasaan sehingga hanya candaan?

Perasaan itu bagai permainan,..

Yang serius menjalankan akan menjadi pemenang.

Namun, banyak yang menjalankan hanya sebagai gurauan.

Pada akhirnya hanya akan meninggalkan luka kekecewaan.

 

Terkadang perasaan membuat serba salah yang tak dapat di pecahkan.

Lantas, salah karna berperasaan?

Jangan mematikan perasaan.

Tetapi lebih baik dimatikan kan? kalo hanya disia-siakan.

Namun, kalau dimatikan  akan menjadi tidak berperasaan.

Dahlah capek dengan perasaan.

 

 

@isnaa_ini

@nazki.3