Sahabat Online

Sahabat Online

Ini berawal dari sebuah rasa penasaran yang berlebihan~

Aku beranikan datang meski tak kau undang. Pada suatu aplikasi sosial media

Aplikasi dengan dimensi berbasis suara..

aku mencerna, aku mengira, aku kemudian menyapa

Kau dan aku berkenalan dalam dialektika

Bersua, bersapa dan selangkah lebih untuk bercengkrama bersama.

Sapamu hangat, seakan dekat..

Lewat tutur kata baik, seakan tak bersekat.

diksi lembut menggugah jiwa, kemudian membuatku terpikat.

Perkenalan singkat, membuatku terpikat, kemudian menguat erat.

bahkan tangan-tangan usilku kemudian berulah 

Ingin bertukar instagram aku berdalih menuju arah.

Bertukar Whatsapp pipiku seketika memerah

Perkenalan itupun berlanjut pada episode selanjutnya 

yang membuat kita saling akrab layaknya telah bersahabat lama.

Yaa... 

Sahabat Online Kurasa~

Kamu harus tau..

Sahabat tak selalu identik dengan perkenalan yang lama.

Tak menuntut untuk sering berbincang dan tertawa bersama bertatap muka. Saling canda duduk pada cafe jalanan sudut kota~

Tak mengenal itu semua, kita membaur padu dalam raga maupun jiwa

Sahabat itu adalah kita..

Aku dan kamu yg diawal bertemu berbincang bersama 

pada sebuah aplikasi sosial media. 

Sekali lagi..

Kamu harus tau..

Sahabat adalah kita. 

Yang saling menjaga, yang saling mengingatkan dikala khilaf mengada dalam lisan dan dialektika dalam bercanda.

Yang saling menguatkan, yang saling mengerti dan memahami hati nurani~

Satu sama lain menyatu padu..

seperti potongan daging rendang yang teresap bumbu

Itulah arti sahabat bagiku~

Bukankah diantara kita telah terjalin itu semua ?

Maka tanpa ragu aku menyatakan bahwa kau adalah sahabat bagiku..

Iya sahabat onlineku...~