Tanpa Akal

Tanpa Akal
http://m.harnas.co/2019/09/11/orang-dengan-gangguan-jiwa-dievakuasi

Tanpa Akal

Matahari berpamitan, awan terlihat begitu muram,  dan  langit senja tak kunjung datang, Dibawah naungan payung hitam nan usang, dia berjalan penuh kebingungan.

Melihatnya langit turut menangis, menciptakan notasi air yang terdengar manis, dengan penuh ambisi, Dia berjalan dengan langkah strategis.

Akan tetapi, semua itu tidak mungkin digapai. Bagaimana dia bisa terus berjalan? Ia telah lupa akan arah perjalanan.

Dia hanya berfikir untuk terus berjalan, tanpa berfikir suatu tujuan, hidupnya semakin tak karuan, diapun tak memiliki sebuah harapan.

Yang dia tahu hanyalah terdiam, menunggu belas kasih orang untuk makan. Jangankan pekerjaan, pakaianpun jarang ia kenakan.

Begitulah kehidupan, orang kehilangan akal, tiada belas kasihan, tiada perhatian.